ODOJ
Pertama kali mendengar kata ODOJ saya tidak mengerti apa itu ODOJ. saya
juga sering melihat di gambar profil picture BBM teman tentang ODOJ
tetapi semua lewat begitu saja, tak ada niat sedikitpun untuk mencari
tau. Hingga mendapat broadcast message tulisan 'Jamil Azzaini' tentang
ODOJ saya baru faham makna ODOJ: One Day One Juz. Wah wah ternyata ada
program seperti ini ODOJ: One Day One Juz, membaca Alqur'an satu hari satu juz.
Subhanallah keren juga program ini, walaupun bagi yang terbiasa tilawah
mungkin tidak ada yang istimewa dengan ODOJ. Tapi bagi kebanyakan orang
mengkhatamkan Alqur'an satu juz perhari hanya rame di bulan Ramadhan.
Terbersit dalam hati untuk ikutan ODOJ ditengah kesibukan apa saya
sanggup? Apa bisa menghabiskan 1 juz per hari? Satu juz artinya harus
membaca 10 lembar per hari. Dalam hati saya berkata, jika ingin ikut
program ini harus memantapkan hati dulu. Jangan sampai setelah ikut
jatah 1 juz per hari hanya untuk dilelang ke anggota lain.
Well, walau belum resmi sebagai peserta saya juga ikut-ikutan
membrodcast pesan ODOJ, alhamdulillah jika ada yang tergerak hatinya
mengikuti ODOJ. "Addallu 'ala khairi, ka fa'ilihi" (sesiapa yg menyeru
pd kebaikan, ia mendapat pahala seperti orang yg berbuat kebaikan itu)
mengutip pesan di BC ODOJ. Saya juga menyempatkan membuka www.onedayonejuz.org
untuk mengenal lebih jauh program ODOJ ini. Luar biasa banyak kisah
peserta ODOJ disana, kisah bagaimana mereka berusaha keras mengakrabkan
diri dengan ayat-ayat Alqur'an melalui ODOJ, banyak cerita yang
menyentuh, "bisa karena biasa, biasa karena terpaksa".
Akhirnya saya memberanikan diri mendaftarkan diri ODOJ, tidak langsung
diconfrim hari itu juga tapi menunggu hingga terkumpul peserta sesuai
SOP ODOJ. Mahasuci Allah, disinilah saya dengan 29 saudari2 baruku, tak
pernah saling bertemu sebelumnya, berasal dari daerah yang
berbeda-beda, bahkan ada yang nun jauh disana terpisah jarak ribuan
kilometer namun berkumpul dan diikat oleh satu perasaan yang sama, ingin
menghidupkan kalamullah, menghiasinya di lisan, menyuburkan dihati,
berharap cahayanya bisa mengikuti jejak langkah kaki ini, semoga kelak
bisa menjadi syafaat di kehidupan abadi., aamiin
Terima kasih
yang telah memperkenalkan ODOJ, terima kasih untuk admin ODOJ, penggagas
ODOJ, semoga amal kebaikan kalian tetap mengalir selamanya. Khusus
group akhwat ODOJ 1005 rasanya hidup makin berwarna bersama kalian.
Rahasianya semalam diakhir waktu saya tak tahan ingin meneteskan air
mata saat kalian menunggu dan menyemangatiku menghabiskan jatah tilawah
semalam, terharu, sungguh..mungkin perasaan inilah yang dialami oleh
semua ODOJers., dipersaudarakan karena Allah semoga selamanya begitu.,
insyaAllah..
“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah
maka baginya sebuah kebaikan. Dan sebuah kebaikan dilipatgandakan
sepuluh kalinya. Saya tidak mengatakan aliflammim sebagai satu huruf
tetapi alif adalah satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” [HR
Tirmidzi]
*Mari bergabung dengan ODOJers www.onedayonejuz.org
#ODOJ 1005
Tatikbahar
Jika kehidupan adalah perjalanan yang berujung, maka menulis akan mengabadikan kehidupan...
Selasa, 14 Januari 2014
*Arti menunggu
Tanyakanlah kepada pak petani yang menanam padi
Siang malam dia menyiapkan lahan, berhari-hari menyiangi, membajak,
Menyebar benih penuh pengharapan,
Lantas merawat sawahnya dengan segenap perasaan
Maka sudah tibanya menunggu kebaikan takdir
Menatap hijau padi
Jika Allah berkehendak, besok akan muncul bilur buah
Lebat bergumpal-gumpal, penuh isinya
Tapi jika Allah berkehendak lain, buah padi hanya segelintir
Dimakan tikus, dihabisi hama, sia-sia semuanya
Sungguh tanyakanlah arti menunggu kepada pak petani.
Tanyakanlah kepada pak nelayan yang pergi melaut
Sore berangkat menaiki perahu kayu
Membelah ombak, jauh meninggalkan bibir pantai
Melempar jaring, di malam dingin, angin berhembus kencang
Kadangkala badai tidak bersahabat datang
Maka setelah berjam-jam, jaring diangkat
Jika Allah berkehendak, ikan-ikan menggeliat dibawah temaram bulan
Banyak ikannya, besar-besar begitu menggoda
Tapi jika Allah berkehendak lain, kosong jaringnya hingga ke tepi
Satu-dua saja yang tersangkut, itupun ikan kurus-kurus
Sungguh tanyakanlah arti menunggu kepada pak nelayan
Tanyakanlah kepada pak sopir angkot
Berangkat pagi2 sekali membawa mobilnya
Melintasi jalanan macet, sesak, pengap
Berusaha mencari keberuntungan di setiap gang dan jalan
Maka, setelah seharian narik
Jika Allah berkehendak, penumpangnya banyak tak habis-habis
Jarak pendek, turun naik
Tapi jika Allah berkehendak lain, kosong saja mobilnya hingga petang
Juga sepi hingga malam, hanya menatap kosong macet jalanan
Sungguh tanyakanlah arti menunggu kepada pak sopir angkot
Ada banyak sekali tempat kita bisa bertanya
Dan mereka bisa menjawabnya dengan indah
*Tereliye
__
Memahami arti menunggu yang tepat
Seperti saat menunggu langit cerah saat hujan begini
Menikmati derai hujan dalam untaian doa
Membangun harapan untuk rahmat dan takdir baik Allah
No Cyberbullying!
Cyberbullying didefinisikan sebagai penggunaan internet dan
teknologi yang terkait untuk menyakiti orang lain, dengan cara sengaja diulang,
dan berniat menyebar kebencian dan permusuhan, status dan ungkapan makian yang
dilontarkan melalui status di FB, BBM, twitter atau media sosial lain.
Lepas dari benar atau salah, tindakan (pelaku)
mengumbar kebencian lewat jejaring sosial bukanlah tindakan yang terpuji,
mungkin menurut pelaku sah-sah saja mengumbar amarah dan makian di jejaring
sosial toh dia tak menyebutkan untuk siapa status-status itu ditujukan, hanya
saja bukankah lebih kejam mem-bulli di jejaring sosial karena semua orang akan
bisa mengaksesnya, yang awalnya tak tahu dan tak ingin tahu menjadi tahu
apalagi jika sudah dibumbuhi oleh komen-komen panas maka tentu akan semakin
menyakiti. Siapapun dia sungguh tak ada yang ingin menjadi korban
cyberbullying. Sabar dan tak usah membalas aksi bullying ini karena justru akan
memperkeruh suasana jika saling balas-membalas di jejaring sosial.
Mari berfikirlah sebelum bertindak, di dunia
nyata atau dunia maya sama saja,. Cara kita berkomunikasi adalah cerminan diri
kita, tingkah laku dan tutur kita adalah cerminan hati kita, jika pepatah dulu “mulutmu
adalah harimaumu” saat ini “jarimu adalah harimaumu”.
Segala aksi cyberbullying adalah bentuk tabungan
energy negatif yang bisa cair kapan saja,. Sudah banyak bukti untuk hal ini,
siapa yang menanam dia yang menuai. Tak ingin menambah deretan tabungan
negatif?! Mari bijak dalam berinternet.
Stop Cyberbullying !!
Stop Cyberbullying !!
*Prihatin dengan maraknya aksi cyberbullying di
jejaring sosial
Sabtu, 21 Desember 2013
Pohon Harapan
Aku mananam pohon harapan
Berharap batangnya tumbuh kokoh
Berharap rantingnya bercabang indah
Berharap daunnya subur merekah
Aku menanam pohon harapan
Memupuknya dengan keyakinan
Menyemainya dengan kesabaran
Menyiramnya dengan keikhlasan
Indah, Esok lusa aku akan melihatnya tumbuh indah
Senyum akan merekah, bahagia akan tersemai
InsyaAllah:)
*Kendari, 20122013
Berharap batangnya tumbuh kokoh
Berharap rantingnya bercabang indah
Berharap daunnya subur merekah
Aku menanam pohon harapan
Memupuknya dengan keyakinan
Menyemainya dengan kesabaran
Menyiramnya dengan keikhlasan
Indah, Esok lusa aku akan melihatnya tumbuh indah
Senyum akan merekah, bahagia akan tersemai
InsyaAllah:)
*Kendari, 20122013
Rabu, 11 Desember 2013
Tanggal Cantik 11.12.13. Menikmati Matahari Terbit di Merapi
111213, I am looking for sunrise @merapi
Langit masih gelap, jam dipergelangan tangan menunjukkan waktu 04.30 pagi. Cuaca kaliurang diliputi kabut dengan suhu 23 derajat celcius, dingin sampai menusuk tulang tak menghalangi persiapan menuju kaki gunung merapi.
Berangkatlah dengan berharap menikmati mentari pagi di salah satu gunung teraktif di indonesia, jalan yang ditempuh kurang lebih 20 menit untuk mencapai kaki gunung. Selama perjalanan Pemandangan di kiri kanan menunjukkan betapa hebatnya letusan lahar dan awan panas tiga tahun silam.
Di kinah rejo kami berhenti mengambil gambar dan melihat batu alien, batu yang dipercaya memiliki bentuk serupa wajah manusia, dibaliknya nampak punggung merapi dengan gagahnya berdiri di tutupi kabut tebal. Allah.., indahnya menikmati sunrise ditempat terdekat dengan langit ini. Rasanya makin kecil diri dihadapan penguasa alam.
Subhanallah,. Alhamdulillah,.seakan mengerti kabut berlahan-lahan menjauhi tinggallah merapi cerah dinaungi langit biru bersinar hangat menyambut kami. Langit dan angin membawa pesan merapi, selamat datang nikmatilah cerahnya matahari terbit hari ini. Thanks Allah for this spesial moment. I love it.
Forget your pain, sempurnah pagi yang istimewa
*Yogyakarta, 11 Desember 2013
Minggu, 01 Desember 2013
Pekan Kondomisasi, Ethical Behaviour.
Memang benar prevalensi HIV AIDS makin memprihatinkan,
bahkan akhir tahun lalu Kemenkes melansir indonesia menjadi negara
dengan penyebaran HIV AIDS tertinggi di Asean, tentu kita semua harus
prihatin.
Memang benar, persentase penularan HIV AIDS paling besar melalui perilaku seks bebas. Konferensi pers yang digelar Kemenkes dalam rangka memperingati hari AIDS tahun ini terungkap bahwa proporsi ’seks bebas’ menyumbang kurang lebih 60% dalam penularan penyakit ini dibandingkan faktor risiko lain, tentu kita semua harus peduli.
Memang benar, pekerja seks komersil, GLBT, adalah kelompok yang berisiko tinggi terjadap penyakit HIV AIDS, tentu mereka harus diberi perhatian khusus.
Memang benar upaya promotif dan preventif harus terus digencarkan dalam upaya menekan perilaku yang berisiko yang menjembatani penularan HIV AIDS, tentu kita semua tak berbeda pendapat.
Hanya saja, jika ‘Pekan Kondom Nasional’ dijadikan strategi nasional untuk mengurangi penularan HIV AIDS, polemik dan kontroversi akan terus dituai. Sebagian besar penduduk negeri ini masih percaya terhadap agama, sebagian besar penduduk negeri ini masih menjadikan agama sebagai pedoman hidup. Culture, nilai moral, dan agama mayoritas penduduk negeri ini selamanya akan menolak program ‘kondomisasi’ sekalipun menurut sebagian yang lain produktif.
Program ini tidak selalu tentang berhasil dan produktif.
*Ethical Behaviour
Memang benar, persentase penularan HIV AIDS paling besar melalui perilaku seks bebas. Konferensi pers yang digelar Kemenkes dalam rangka memperingati hari AIDS tahun ini terungkap bahwa proporsi ’seks bebas’ menyumbang kurang lebih 60% dalam penularan penyakit ini dibandingkan faktor risiko lain, tentu kita semua harus peduli.
Memang benar, pekerja seks komersil, GLBT, adalah kelompok yang berisiko tinggi terjadap penyakit HIV AIDS, tentu mereka harus diberi perhatian khusus.
Memang benar upaya promotif dan preventif harus terus digencarkan dalam upaya menekan perilaku yang berisiko yang menjembatani penularan HIV AIDS, tentu kita semua tak berbeda pendapat.
Hanya saja, jika ‘Pekan Kondom Nasional’ dijadikan strategi nasional untuk mengurangi penularan HIV AIDS, polemik dan kontroversi akan terus dituai. Sebagian besar penduduk negeri ini masih percaya terhadap agama, sebagian besar penduduk negeri ini masih menjadikan agama sebagai pedoman hidup. Culture, nilai moral, dan agama mayoritas penduduk negeri ini selamanya akan menolak program ‘kondomisasi’ sekalipun menurut sebagian yang lain produktif.
Program ini tidak selalu tentang berhasil dan produktif.
*Ethical Behaviour
Langganan:
Postingan (Atom)
