Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Juli 2017

Referensi yang Menginspirasi




Perjalanan kehidupan adalah referensi yang menginspirasi,
 mungkin tak bisa ditemukan oleh semua orang, 
tapi bisa melekat pada semua orang, 
bahkan bisa terjadi pada semua orang. 

Perjalanan menuntut perubahan, 
dan perubahan adalah keniscayaan, 
referensi yang menginspirasi bisa didapat pada perubahan,
 teruslah berjalan karena dalam perubahan bertambah pengalaman, 
seiring itu impian dan harapan juga berkembang.

Alangkah indahnya meniti referensi yang menginspirasi lewat perubahan,
 aku ingin terus tumbuh dalam kebaikan,
 mungkin perubahan adalah adalah referensi yang menginspirasi

Rabu, 10 Juni 2015

Belajar dalam Kebersamaan

Belajar dalam kebersamaan..
.
Satu penyakit yang paling ditakuti dalam agama ini adalah futur..
Futur malas, lesu dan tak punya semangat..
Penyakit yang mungkin saja menimpa sebagian dari kita..
Puncaknya berhenti total dari amalan jariyah setelah bergerak secara kontinyu.. Allahul Musta'an..
.
Tahukah kita bahwa sifat iman bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan..
Tidaklah seseorang itu berbuat maksiat kecuali mengurangi iman.
Hati manusia yang cenderung pada dua sifat takwa dan fujur..
.
"Maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaan, sungguh beruntung orang yang mennyucikan (jiwa itu), dan sungguh rugiorang yang mengotorinya" (Qs.91: 8-10)
.
Hati ini butuh pengkondisian keimanan..
Jika tak menghabiskan waktu dengan kebaikan pastilah waktu ini habis dengan keburukan..
Futur jika menggorogoti hati jiwa pun menjadi taruhan..
MasyaAllah dunia akhirat bisa tergadaikan...
.
Sahabat terima kasih telah menjadikanku bagian dari kalian..
Saling mengingatkan dan saling menjaga dalam kebaikan..
Aku tak mau sendirian karena kesendirian menghilangkan kekuatanku..
Jika kalian tak menemukanku dalam kebaikan nasehatilah aku..
Sungguh teman sejati tak kan membiarkanmu futur berlinang maksiat..
.
Sahabat..
Temukanlah aku dalam doamu.. Temukanlah aku dalam nasehatmu.. Temukanlah aku dalam kebaikanmu.. Semoga kita tetap dipertemukan dalam keteguhan beramal sholeh..
.
"Perbanyaklah sahabat-sahabat mukminmu karena mereka memiliki syafa'at pada hari kiamat" (Hasan Al-Bashri).
.
"Jika kalian tidak menemukan aku nanti di surga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Allah tentang Aku: "Wahai Rabb kami...HambaMu... sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau, maka masukkanlah dia bersama kami di surgamu.."
.
Semoga semua kami yang menyempatkan diri membaca tulisan ini diberikan sahabat2 yang senantiasa mengingatkannya dalam kebaikan, patuh, taat, dan istiqomah di jalanMu... Aamiin..
.
Kamu adalah agama teman dekatmu

Pilihan Kemuliaan

Keletihan dalam menuntut ilmu akan dibalas kebaikan insyaAllah..
Belajar..belajar..belajar..
Ilmu tak akan berteman dengan kejahilan..
.
Menumbuhkan jiwa untuk mampu mempelajari kebenaran dan agama (islam) ini dengan menuntut ilmu..
.
Menumbuhkan jiwa agar mengamalkan apa yang telah dipelajari dengan menuntut ilmu...
.
Menumbuhkan jiwa untuk berdakwah mengajarkan apa yang ia ketahui untuk orang lain dengan menuntut ilmu..
.
Menundukkan jiwa agar mampu bersabar di atas jalan dakwah dan sanggup memikul beban dakwah dengan menuntut ilmu..
.
Jika rembulan adalah penerang gelapnya malam..
Ilmu adalah penerang kehidupan..
Terangi kehidupanmu dengan ilmu syar'i...
.
Belajar..belajar..belajar..
Tarbiyah..tarbiyah..tarbiyah..
Keyakinan hanya akan terbentuk dengan ilmu..
Keyakinan hanya terbentuk dengan tarbiyah...
.
Tarbiyah adalah pilihan hidup pembawa kemuliaan..
Tarbiyah adalah pilihan pengantar kemenangan...
Tarbiyah adalah pilihan memenangkan risalah...
Semangat belajar...
Semangat tarbiyah...

Ikhtiar Menapaki Jalan Kebenaran

Dan...
Menyadari diri dalam kekhilafan...
Menemukan diri dalam kesalahan..
Melihat diri dalam kelalaian...

Dan...
Tak ingin membiarkan diri terus dalam kekhilafan..
Tak ingin menemukan diri terus dalam kesalahan..
Tak ingin melihat diri terus dalam kelalaian..

Dan...
Kembali berjuang melawan pesona keduniaan...
Kembali berjuang mencapai kemuliaan...
Kembali meluruskan egoisme yang membinasakan...
Kembali ikhtiar menapaki jalan kebenaran...

“Ya Allah, RahmatMu aku harapkan, janganlah Engkau serahkan segala urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada ilah yang berhak disembah selain Engkau.” (HR Abu Dawud)

”Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra’du:28)

Hati-hati Hatiku

Hati ini adalah pengendali diri..
.
Satu-satunya bagian diri yang jika dia baik maka baiklah diri..
.
Hati..seperti apa kiranya hati-hati ini?
.
Hati yang selamat dari perkara syahwat..
.
Hati yang selamat dari perkara syubhat..
.
Hati yang menjadikan ridho Allah sebagai landasan kehidupan...
.
Hati yang senantiasa memperbaiki amalan...
.
Hati yang ber-mujahadah mencari kebaikan..
.
Hati yang selalu berhikmat pada Allah..
.
Hati yang bersemangat memperbaiki diri...
.
Duhai hatiku...
Kehidupan dunia ini terukur, sementara kehidupan akhirat itu selamanya...
.
Duhai hatiku...
Maka adillah menyiapkan bekal untuk dunia dan akhiratmu

Sabtu, 18 April 2015

Taman Surga


Fitrah manusia kembali pada jalan TuhanNya, sejauh apapun kaki melangkah, hati dan fikiran akan senantiasa mencari ketenangan dan kebahagiaan sejati, tak ada lain semuanya bermuara pada iman dan islam, inilah kebahagian hakiki bukan yang lain. Kehebatan, rupa, harta dan tahta tak akan bernilai dalam lembaran-lembaran kehidupan ini tanpa bimbingan dan keridhoanNya.


Saat seorang mumin menyadari dirinya lemah dan terbatas, menjadikan Dia satu-satunya tempat bergantung dan memohon pertolongan. Memiliki jiwa yang senantiasa takut, harap, dan cinta hanya padaNya, menghiasi diri dengan akhlak yang baik, dan mampu meletakkan prinsipnya untuk urusan dunia dan akhirat di tempat yang benar. Alangkah indahnya pribadi ideal ini!


Ohh, apakah masih ada pribadi sedemikian itu? Berkumpul padanya semua kebaikan saat dunia sedang sakit begini!? Lihatlah kebiasaan jahiliyah begitu dekat, syubhat dan syahwat menggurita menyebar bersama hembusan angin, demikian kuat hembusannya hingga melenakan jiwa-jiwa lemah tak berdaya terbuai kesejukan yang menipu.


Kemana mencari pegangan diri?
Kemana mencari penguat diri?
Kemana mencari penjagaan diri?

*Taman Syurga


Jika kamu melewati taman-taman Surga, maka singgahlah dengan senang. Apakah taman-taman surga itu? Halaqah-halaqah dzikir. Majelis dzikir adalah halaqah-halaqah ilmu yang diadakan di rumah-rumah Allah untuk belajar, mengajar dan mencari pemahaman terhadap agama.


Aku menemukan hidup disini,
Aku menemukan kedamaian disini,
Aku menemukan kebaikan disini,
Aku menemukan kebenaran di sini,
Aku menemukan ketenangan di sini,
Aku menemukan cinta disini.

Aku ingin selamanya disini...

Getar Nusantara
#puisi #quotes #motivasi #tiararumaysha #kendari

Memilih Bahagia

Bahagia tak tahu kapan dia menghampiri,.
Tapi kau bisa memilih bahagia.,
Bahkan saat bahagia itu terlihat bukan untukmu.,
Bahagia melihat orang lain bahagia.,
Bukankah itu juga bahagia ?

Bahagia itu dihati..
Bahagia itu dinanti...
Bahagia itu diarti...
Bahagia itu berarti...

Ridho pada ketetapanNya..
Syukur pada pemberianNya...
Ikhlas pada taqdirnya...
Jadilahlah muslimah bahagia...
Bersinar karena kesholehahan...

Ala kulli haal...berbahagialah :)

*Renungansore
Tiara Rumaysha

#puisi #katabijak #bahagia #motivationislamic #tiararumaysha #kendari

Ilmu dan amal

Apalah artinya ilmu jika hanya menjadi buah bibir dan tumpukan lembaran kertas bertulis teori-teori indah di atas meja.

Apalah artinya ilmu jika hanya menjadi pemuas dahaga intelektual akal tanpa aktualisasi nyata.

Apalah artinya ilmu jika hanya menjadi lambang kearifan dan status sosial nan penuh kepalsuan.

Kita membutuhkan sepuluh orang yang berilmu tetapi kita lebih membutuhkan satu orang yang bergerak, ilmu tanpa amal tak akan bermanfaat dan memberi manfaat *mungkin begitu

Malik biN Dinar berkata sesungguhnya jika seseorng yang berilmu tidak mengamalkan ilmunya, nasehat yang disampaikan akan cepat hilang dari hati mnusia sebagaimana tergelincirnya tetesan air dari atas batu.

Belajarlah...
Berilmulah...
Bergeraklah..

Nasehati Diri
Tiara Rumaysha

#muhasabahdiri #tausiyah #motivasidiri #katabijak #tiararumaysha #kendari

Rabu, 19 November 2014

Aksara Kesedihan

Kesedihan...
Kau boleh punya beragam wajah..
Tapi aku bisa memolesmu dengan senyum merekah..

Kesedihan..
Kau boleh punya banyak cerita..
Tapi aku berharap episodenya berujung bahagia..

Kesedihan...
Kau boleh saja mengundang lara...
Pertanda relung terdalam masih berasa..

Kesedihan..
Kau boleh saja menyisakan duka..
Bukan berarti tak akan sirna...

Kesedihan..
Kau tak akan mendekapku lama..
Karena kasih sayang-Nya begitu nyata..

"Ya Allah...Rahmat-Mu aku harapkan...janganlah Engkau serahkan segala urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata...perbaikilah segala urusanku... tiada Ilah yang berhak disembah selain Engkau...”(HR Abu Dawud)

Sabtu, 18 Oktober 2014

Jadikan Tulisan Sebagai Kado Terindah


#Prolog
“Tidak ditemukan jalan lain bagi dua orang yang saling mencintai selain menikah” (HR. Ibnu Majah)

Sayangku…
Lihatlah hari tersenyum ramah menyapa..
Malam melantunkan lagu bahagia..
Senyum manismu begitu mempesona..
Tak sanggup diri sembunyi rona bahagia..

Sayangku…
Cantikmu dalam pesona keanggunan..
Merayu rindu dalam khusyu’ pengharapan..
Memadu jiwa dalam bingkai keberkahan..
Mitzaqan ghalizah dalam ikrar pernikahan..

Sayangku…
Penantian ini berujung bahagia..
Allah telah memberi karunia cinta..
Memikul amanah penguasa rasa..
Pelengkap agama menuntun ke surga..
Semoga terjaga sepanjang masa…
Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khair .. aamiin :)


‪#‎Smile‬
Sahabatku menikah hari ini, dan kado terbaik adalah tulisan, mengabadikan momen bahagia dalam keajaiban kata. Ahh bahagianya melihatnya bahagia ^_^


Kendari, 18102014
@tatikbahar

Senin, 01 September 2014

Malam Indah

Malam..
Dikau meluruh dan menenggelamkan bayangan
Malam..
Kulihat bulan tersenyum menyapa kegelapan
Malam..
Kusapa senyap saat melukis keindahan bintang
Malam..
Kumenemukan keindahan saat langit bercerita tentang keiklasan..Tentang mentari yg rela berbagi secercah sinar untuk keindahan
Malam..
Bersamamu aku menemukan keindahan dibalik keikhlasan 


Kdi, 0102014
@tatikbahar

Rabu, 28 Mei 2014

Bulan

Memandangi bulan dari balik tirai jendela,
Ingin sekali berkata padanya,
Cahayamu begitu indah malam ini..

Seandainya bisa,
Ingin aku memeluk rembulan,.
Gemerlap cahayanya bgitu menggoda.

Ahh..tak perlu menggapainya,
Teruslah melangkah, toh dengan cahayanya..
kemanapun melangkah,.
Dia yang kan mengikutimu

*mengapa meminta keindahan nun jauh dari jangkauan,
pun dihadapan ada keindahan lain telah memilihmu:)

tatikbahar

Selasa, 27 Mei 2014

..dan yang kemudian itu lebih baik :)

Kaki harus terus melangkah,
kerikil tajam dan bongkahan batu bahkan duri boleh saja melukai,.
Tak mengapa berhenti sejenak menahan pedih, 
menangis pun bukan tanda kelemahan
langkah kaki tak boleh berhenti
tujuan telah jelas, petunjuk dan arah telah pasti.

Meyakini hati.. esok harapan akan takdir baik telah menanti..

..dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan..(QS.93:4)

Minggu, 26 Januari 2014

Langit

Aahay..coba lihatlah...
Dunia ini tak hanya satu warna
Hidup ini begitu banyak bahagia
Hanya perlu melapangkan hati menerima
Hanya perlu ketulusan jiwa memahami
Hanya perlu Keikhlasan diri menjalani


Aahay..coba lihatlah...
Di atas langit masih ada langit
Aku, Kamu, Dia tak ada apa-apanya
Hanya perlu meluaskan pandangan
Hanya perlu menengadahkan wajah
Hanya perlu menengok ke langit

Langit..ohh ternyata Dikaulah jawabannya

Kendari, 26 Januari 2014
@tatikbahar

Selasa, 14 Januari 2014

Kembalilah

Sebentar lagi aku tiba
Sebentar lagi aku sampai
Aku akan mengantarmu kembali
Kembali ke tempatmu seharusnya

Tinggal dan berdiamlah disana
Sudah cukup waktumu menemaniku
Sudah cukup waktumu bersamaku
Terima kasih pernah membuatku tertawa
Terika kasih pernah membuatku menangis

Tak pernah menyesali menemukanmu
Tak boleh membenci kau menyapaku
Tak boleh marah mengapa membiarkanmu
Karena Esok lusa boleh jadi aku tersenyum mengingatmu

*Arti menunggu


Tanyakanlah kepada pak petani yang menanam padi
Siang malam dia menyiapkan lahan, berhari-hari menyiangi, membajak,
Menyebar benih penuh pengharapan,
Lantas merawat sawahnya dengan segenap perasaan
Maka sudah tibanya menunggu kebaikan takdir
Menatap hijau padi
Jika Allah berkehendak, besok akan muncul bilur buah
Lebat bergumpal-gumpal, penuh isinya

Tapi jika Allah berkehendak lain, buah padi hanya segelintir
Dimakan tikus, dihabisi hama, sia-sia semuanya

Sungguh tanyakanlah arti menunggu kepada pak petani.

Tanyakanlah kepada pak nelayan yang pergi melaut
Sore berangkat menaiki perahu kayu
Membelah ombak, jauh meninggalkan bibir pantai
Melempar jaring, di malam dingin, angin berhembus kencang
Kadangkala badai tidak bersahabat datang
Maka setelah berjam-jam, jaring diangkat
Jika Allah berkehendak, ikan-ikan menggeliat dibawah temaram bulan
Banyak ikannya, besar-besar begitu menggoda
Tapi jika Allah berkehendak lain, kosong jaringnya hingga ke tepi
Satu-dua saja yang tersangkut, itupun ikan kurus-kurus

Sungguh tanyakanlah arti menunggu kepada pak nelayan

Tanyakanlah kepada pak sopir angkot
Berangkat pagi2 sekali membawa mobilnya
Melintasi jalanan macet, sesak, pengap
Berusaha mencari keberuntungan di setiap gang dan jalan
Maka, setelah seharian narik
Jika Allah berkehendak, penumpangnya banyak tak habis-habis
Jarak pendek, turun naik
Tapi jika Allah berkehendak lain, kosong saja mobilnya hingga petang
Juga sepi hingga malam, hanya menatap kosong macet jalanan

Sungguh tanyakanlah arti menunggu kepada pak sopir angkot

Ada banyak sekali tempat kita bisa bertanya
Dan mereka bisa menjawabnya dengan indah


*Tereliye

__
Memahami arti menunggu yang tepat
Seperti saat menunggu langit cerah saat hujan begini

Menikmati derai hujan dalam untaian doa
Membangun harapan untuk rahmat dan takdir baik Allah

Sabtu, 21 Desember 2013

Pohon Harapan

Aku mananam pohon harapan
Berharap batangnya tumbuh kokoh
Berharap rantingnya bercabang indah
Berharap daunnya subur merekah

Aku menanam pohon harapan
Memupuknya dengan keyakinan
Menyemainya dengan kesabaran
Menyiramnya dengan keikhlasan

Indah, Esok lusa aku akan melihatnya tumbuh indah
Senyum akan merekah, bahagia akan tersemai
InsyaAllah:)


*Kendari, 20122013