Jika kehidupan adalah perjalanan yang berujung, maka menulis akan mengabadikan kehidupan...
Label
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Selasa, 27 Mei 2014
Roti Labu Kuning, Penganan Sehat bernilai Gizi
Menanami pekarangan rumah dengan tanaman sayuran merupakan salah satu bentuk manajemen risiko dari bahan berbahaya yang marak ditemukan dibahan pangan kita, pemutih, pestisida, pewarna, pengawet, dan lain sebagainya tentu dapat diminimalisir jika sumber penganan ditanam sendiri dengan memanfaatkan pekarangan rumah.
Banyak jenis tanaman; kelor, bayam, daun kacang, pepaya, labu kuning, daun ubi, serei, daun kemangi, lombok, adalah jenis sayuran yang biasa ditanam dipekarangan rumah. Tak perlu luas tanaman2 ini bisa tumbuh dihalaman rumah, klo luas itu sih berkebun namanya, selain berhemat untuk sayuran (khususnya penggemar sayur bening), jenis sayuran tadi juga bisa diolah menjadi kudapan sehat aman plus bernilai gizi.
Alhamdulillah sore ini bisa menikmati kudapan sore hasil kebun sendiri. Roti labu kuning 'home made' menemani sore ditemani teh manis dan sebuah buku bacaan jatah liburan, wah wah sore yang sempurnah. Bahannya sangat sederhana, hanya terigu, gula, susu bubuk pengembang roti, mentega sedikit dan tentu saja labu sebagai menu utama.
Kandungan gizi labu kuning, warna kuning atau oranye daging buahnya pertanda kandungan karotenoidnya sangat tinggi. Karotenoid dalam buah labu kuning sebagian besar berbentuk beta karoten. Labu mengandung Vitamin A dan beta karoten, Vitamin C, Zat besi, dan Kalium, dan kelebihan lainnya.
Kelebihan lain dari labu kuning adalah kandungan seratnya yang tinggi cocok untuk yang sembelit, kandungan lemak labu kuning juga rendah, jangan khawatir untuk yang berdiet, kalium baik untuk penderita hipertensi, dan zat besi baik untuk pembentukan sel darah merah, plus antioksidan dari betakaroten dan vitamin c (nah fungsi ini yang paling menarik untuk remaja putri plus ibu-ibu muda;) Labu kuning komplitkan., mudah tumbuhnya, bergizi pula, plus lezat untuk diolah sebagai cemilan beraneka rupa.
Nah, sore ini saya memilih roti bakar labu kuning, tentu banyak pilihan lain dengan buah labu., ada yang ingin berbagi resep labu kuning..yuukkk marree nge-teh
Rabu, 08 Mei 2013
Kacang Mete [Unik] MADE IN KENDARI
Kota ini memang bukan kota
kelahiranku, tapi entah mengapa selalu ada rasa rindu untuk pulang saat berada jauh dari sini,. Saat berada
dirantau orang “Anakonda” ungkapan untuk menunjukkan anak kondari sudah melekat pada diriku sejak
pertama kali menginjakkan kaki di kampung orang sejak tahun 2001 silam., yah
pulang kampung selalu jadi momen menyenangkan sebagai anak rantau,. dan taukah dikau
apa yang paling sering jadi oleh-oleh saat kembali dari Kendari?! Hehee semua
pasti serempak menjawab “Kacang Mete”
Kacang mete makanan khas Kendari yang
paling dikenal se-Nusantara, bahkan konon kabarnya sampai manca negara. Kacang mete adalah sebuah biji yang dihasilkan
dari buah jambu mete yang telah diolah (paling banyak digoreng) dengan berbagai
jenis rasa ; asin biasanya dengan campuran garam dan bawang putih, atau manis
dengan campuran gula putih atau gula merah. Kacang mede memang rasanya sangat enak dan gurih jadi tak heran banyak yang
menyukainya,. Termasuk anda kan?!
Well..menurut saya kacang mete
bukan hanya enak dan gurih tapi unik, kenapa unik karena tidak seperti
kacang-kacangan lain kacang mete tidak tumbuh di dalam tapi di luar (tergantung)
pada bagian luar jambu mete,. keunikan yang lain selain mengandung protein,
karbohidrat, lemak, serat, vitamin dan mineral kandungan gizi jambu mente sama sekali tidak
mengandung kolesterol. Soal kandungan lemaknya
juga tak perlu di takuti krn dari struktur kimianya, ada tiga jenis lemak dan tidak
semuanya berbahaya; pertama adalah lemak
jenuh, kedua lemak tak jenuh tunggal, dan ketiga lemak tak jenuh ganda. Kacang
mede (per 100 gr) mengandung lemak jenuh 8,478 g, lemak tak jenuh ganda 8,546
g, dan lemak tak jenuh tunggal 25,923 g. Lemak jenuhlah yang disebut-sebut
sebagai lemak jahat karena diperkirakan merupakan penyebab sejumlah penyakit
degeneratif. Sedangkan lemak tak jenuh
biasa disebut lemak baik karena bisa membantu menurunkan kolesterol, mudah
dicerna oleh tubuh juga baik untuk jantung. Jadi jika dibandingkan dengan jenis
kacang-kacangan lain seperti kenari dan
almond, kacang mete mengandung lebih sedikit lemak jenuh artinya aman
dikonsumsi untuk diet sehat. So kacang mete memang unik se unik kotaku
Kendari..hehe
Demikianlah akhirnya mengenai
kacang mete ini, setiap teman-teman mengetahui saya akan pulang kampung ke Kendari
pasti pada pesan jambu mente “bawa jambu mente yang banyak nah..”, atau “ kapan
pulang ke Kendari saya titip kacang mete yah??!” atau “ohh, mau ke Kendari
oleh-oleh mete jangan lupa yah..” wah..wah.. padahal jujur saja sebagai orang
kendari yang besar dan tinggal disini, selain lebaran saya jarang-jarang pula
makan mente..hehe..tapi begitulah hampir selama 10 tahun jadi anak rantau
setiap balik dari sini pasti selalu ada buah tangan yang satu ini : ”kacang mete
made in Kendari”, dan tak perlu khawatir karena selain rasanya yang enak dan
gurih ternyata kacang mede juga termasuk jenis cemilan sehat, oke selamat
menikmati cemilan sehat “kacang mede” made in Kendari :)
Salam
Hartati Bahar
Langganan:
Postingan (Atom)
