Rabu, 08 Mei 2013

Kacang Mete [Unik] MADE IN KENDARI


Kota ini memang bukan kota kelahiranku, tapi entah mengapa selalu ada rasa rindu untuk pulang  saat berada jauh dari sini,. Saat berada dirantau orang “Anakonda” ungkapan untuk menunjukkan  anak kondari sudah melekat pada diriku sejak pertama kali menginjakkan kaki di kampung orang sejak tahun 2001 silam., yah pulang kampung selalu jadi momen menyenangkan sebagai anak rantau,. dan taukah dikau apa yang paling sering jadi oleh-oleh saat kembali dari Kendari?! Hehee semua pasti  serempak menjawab “Kacang Mete”  

Kacang mete makanan khas Kendari yang paling dikenal se-Nusantara, bahkan konon kabarnya sampai manca negara.  Kacang mete adalah sebuah biji yang dihasilkan dari buah jambu mete yang telah diolah (paling banyak digoreng) dengan berbagai jenis rasa ; asin biasanya dengan campuran garam dan bawang putih, atau manis dengan campuran gula putih atau gula merah. Kacang mede memang  rasanya sangat  enak dan gurih jadi tak heran banyak yang menyukainya,. Termasuk anda kan?! 

Well..menurut saya kacang mete bukan hanya enak dan gurih tapi unik, kenapa unik karena tidak seperti kacang-kacangan lain kacang mete tidak tumbuh di dalam tapi di luar (tergantung) pada bagian luar jambu mete,. keunikan yang lain selain mengandung protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin dan mineral  kandungan gizi jambu mente sama sekali tidak mengandung kolesterol.  Soal kandungan lemaknya juga tak perlu di takuti krn dari struktur kimianya, ada tiga jenis lemak dan tidak semuanya berbahaya;  pertama adalah lemak jenuh, kedua lemak tak jenuh tunggal, dan ketiga lemak tak jenuh ganda. Kacang mede (per 100 gr) mengandung lemak jenuh 8,478 g, lemak tak jenuh ganda 8,546 g, dan lemak tak jenuh tunggal 25,923 g. Lemak jenuhlah yang disebut-sebut sebagai lemak jahat karena diperkirakan merupakan penyebab sejumlah penyakit degeneratif.  Sedangkan lemak tak jenuh biasa disebut lemak baik karena bisa membantu menurunkan kolesterol, mudah dicerna oleh tubuh juga baik untuk jantung. Jadi jika dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan  lain seperti kenari dan almond, kacang mete mengandung lebih sedikit lemak jenuh artinya aman dikonsumsi untuk diet sehat. So kacang mete memang unik se unik kotaku Kendari..hehe

Demikianlah akhirnya mengenai kacang mete ini, setiap teman-teman mengetahui saya akan pulang kampung ke Kendari pasti pada pesan jambu mente “bawa jambu mente yang banyak nah..”, atau “ kapan pulang ke Kendari saya titip kacang mete yah??!” atau “ohh, mau ke Kendari oleh-oleh mete jangan lupa yah..” wah..wah.. padahal jujur saja sebagai orang kendari yang besar dan tinggal disini, selain lebaran saya jarang-jarang pula makan mente..hehe..tapi begitulah hampir selama 10 tahun jadi anak rantau setiap balik dari sini pasti selalu ada buah tangan yang satu ini : ”kacang mete made in Kendari”, dan tak perlu khawatir karena selain rasanya yang enak dan gurih ternyata kacang mede juga termasuk jenis cemilan sehat, oke selamat menikmati cemilan sehat “kacang mede” made in Kendari :)

Salam
Hartati Bahar 

Minggu, 05 Mei 2013

Menariknya HP Ketimbang Pertemuan Nyata

Di sebuah Restorant:
Dua orang sahabat bertemu dan berbincang akrab sambil menyandap hidangan susu coklat dan kudapan hangat di depan mereka,. rasanya tak habis cerita dan kisah untuk dibagi satu sama lain, jika yang satunya diam artinya dia sedang menyimak kisah salah satunya, jika keduanya bersuara itu artinya mereka tertawa bersama, sungguh suasana sore yang menyenangkan

Di sebelahnya juga duduk dua orang saling berhadapan menyantap hidangan pesanan mereka, umur mereka sebaya tetapi sayang sekali hanya sesekali mereka kelihatan saling bercakap-cakap. Satu sama lain lebih memilih sibuk dengan handphone-nya masing-masing, jika salah satunya bercerita yang lainnya merespon seadanya dengan mata tak teralihkan dari HP yang ada digenggaman tangannya, akhirnya berbincanganpun terhenti toh untuk apa ngobrol jika yang diajak ngobrol lebih asyik dengan HP ditangannya
Jika saat bersama ini HP juga masih jadi teman setia yang tak lepas dari genggaman, rasa2nya pertemuan di HP mampu mengalahkan pertemuan nyata, jadi klo begitu mungkin lebih baik memilih mengirim SMS sekalipun berhadap-hadapan.

Happy Weekend  ^o^/

Selasa, 16 April 2013

Ujian Nasional riwayatmu kini..


Saat menulis tulisan ini seputar indonesia malam belum habis ditayangkan. Dari sekian banyak berita yang ditayangkan ragam info Ujian Nasional (UN) tetap menjadi ulasan yang dibahas di liputan berita malam milik RCTI itu. Menurut saya, pemberitaan UN tahun ini lebih berwarna selain masalah klasik jual beli kunci jawaban UN juga kecurangan selama pelaksanaan UN yang biasanya menghiasi pemberitan UN di tahun-tahun sebelumnya, pemberitaan tahun ini lebih beragam karena tentang tertundanya UN di beberapa Provinsi di Indonesia, lembar soal yang tidak cukup sehingga harus di foto copy (UN di Pekanbaru), lembar jawaban yang dianggap tipis hingga mempengaruhi siswa dalam menjawab soal-soal, juga ada ratusan siswa-siswi yang protes karena merasa digantung, datang ke sekolah siap mengikuti ujian tapi menunggu tanpa kepastian (UN di Banten).

UN bagi sebagian siswa-siswi SMU merupakan salah satu momen yang paling menentukan di sepanjang masa pendidikan mereka, saat UN perasaan campur aduk pasti ada pada setiap peserta UN. Gimana mereka harus mempersipakan fisik dan mental menghadapi momen penting ini.  saya teringat pengalaman mengawas independen UN tahun lalu di sebuah SMKN di Kabupaten Konawe Sultra, hanya gara-gara pengawas ruang terlambat beberapa menit membagikan lembar soal, siswa-siswi peserta UN sudah panik., saat itu saya cukup memaklumi kepanikan mereka.

Saat ini saya hanya membayangkan perasaan siswa-siswi yang ujiannya tertunda dan merasa digantung, ujian tak cukup lembar soal hingga harus di fotocopy, atau lembar jawaban ujian yang tipis.  woow, mereka  yang mengikuti UN tahun ini harus punya kesiapan lebih dari peserta UN tahun-tahun sebelumnya, mereka bukan hanya harus siap menjawab soal-soal ujian di atas  kertas, mereka juga harus siap menghadapi kejadian-kejadian diluar dugaan tadi.  Gimana rasanya menunggu dari pukul 06.30 pagi tapi tanpa kejelasan bisa ujian atau tidak..gimana rasanya menjawab pertanyaan dilembar jawaban yang tipis, harus lebih berhati-hati agar lembar jawabannya tidak robek.,gimana rasanya menjawab soal hasil fotocopy semoga tulisannya jelas semua yah dik..ckck.. Ujian Nasional riwayatmu kini..

Selasa, 05 Februari 2013

Belajar ikhlas..belajar sabar


Kemarin sore jadwal kami berkumpul dan berdiskusi, seperti biasa setiap Ahad sore adalah jadwal tetap kami bertemu, sayang sekali kali ini teman-teman banyak yang berhalangan hingga hanya kami bertiga dan Ummu Aisyah yang hadir. 

Ada yang unik (menurut saya) dari peristiwa kemarin, sesaat sebelum diskusi dimulai Ummu Aisyah dengan santainya bercerita, "Tadi siang rumah kami kemasukan pencuri, tak ada orang dirumah pencurinya mengambil Laptop Abu Aisyah..bla..bla". Ummu bercerita sambil tertawa dan senyum-senyum kepada kami dan tak ada sedikitpun rawut wajah sedih, muram atau mengeluh dan sejenisnya dari wajahnya,. Dengan santainya beliau menceritakan kronologis kejadian kehilangan laptop tsb..

Ckckck ummu kok bisa setenang itu yah menceritakan kehilangan tsb, saya teringat bulan november tahun lalu juga saya kehilangan laptop, sampai tiga hari berselang masih mikir dan berharap pencurinya berbaik hati mengembalikannya,. saya hanya membayangkan kejadiannya sama tp saya kok tidak bisa setenang ummu..hehee..walaupun pada akhirnya saya mengikhlaskan tapi 2-3 hari setelah kejadian itu masih grasak grusuk kesana kemari curhat dengan nada sedih dll. 

Yah.. mungkin ini yang namanya ikhlas,. Klo diawal sdh ikhlas pahalanya pasti lebih banyak..bukankah keikhlasan+kesabaran itu memang harus di awal?! Wah..wah..motret peristiwa kemarin mesti harus lebih belajar nih..belajar ikhlas..belajar sabar..semoga bisa jadi pelajaran dikemudian hari mengasah diri untuk ini,. 

Teori sih gampang tapi prakteknya itu butuh pembuktian..sabar..ikhlas..memang ilmu tingkat tinggi..

*Belajar setiap hari, mengasah setiap saat..

Pilih; nilai atau uang


"Bu klau nilai pengantar kpendudukan (PK) kta C bsaa perbaikan ?"

"Maaf bu tidak adakah penambahan nilai untuk matakuliah PK bgi saya bu?"

Dua kalimat di atas adalah bunyi Short Massage Service (SMS) yang baru saja mahasiswa kirimkan. Bukan hal baru jika diakhir semester seperti ini banyak mahasiswa yang meminta perbaikan nilai, ada yg terang-terangan menyebutkan nama juga ada yang malu-malu mengirim SMS tanpa nama, bahkan ada yg berani dtg secara langsung tawar-menawar nilai.

Segala cara akan ditempuh agar bisa memperoleh nilai bagus..Aduh, repot juga hadapi kondisi ini..Ketegasan bukan berarti kejam,. Bijak jg tak mau lemah.. Hanya perlu jadi bahan instropeksi ternyata susah juga jadi pendidik, tanggung jawabnya berat,.boleh salah tapi tak boleh bohong..Nah klo kemampuan Anda C saya beri nilai A gmn tuh?!

Saya teringat perkataan teman saya saat kuliah dulu,. "lebih baik saya datangi dosen minta uangnya daripada minta-minta nilai" hehee..senyum-senyum sendiri ingat kalimat ini,. Masih ada ga yah model mahasiswa begini skrg?? :)


Sms sms tak berbalas

sms 1:
" gmn kapanki datang ambil? sy tunggu kedatanganta.. "

seminggu berselang smsnya ga di balas

sms 2:
" bsk klo ke kampus insyaAllah saya singgahkan yah.."

sms ini kembali ga dibalas, dua hari berlalu..

sms 3:
" Maaf beberapa hari ini saya tdk diantar adik-ku ke kampus jadi ga bisa singgahkanki.."

tetap ga dibalas, tiga jam berselang ada balasan bunyinya "sbb, iye Tk b4", sms singkat ini dibalas kembali si pengirim" iye gppji, ga dibalas juga ok, kan bukan pertanyaan to?" terbalas lagi smsnya "sy lupa.."

Jadi ingat teori lupa berarti tdk penting..hehe..

Mungkin ini bisa jadi refleksi kita,. membiarkan sms ga terbalas bisa menimbulkan byk persepsi..sesibuk apapun sempatkanlah membalas sms walau singkat, dua kata, "ok" atau sekedar mengirim sms senyuman kepada saudara insyaAllah akan lebih menjaga dan menghargai..menurut saya ini hal sepele, tapi bukankah kebaikan itu dimulai dari hal-hal sepele?! janganlah memandang enteng sebuah kebaikan bahkan hanya membalas sms sekalipun, alangkah indahnya jika kita saling memahami..

*terinspirasi dari sms-sms tak berbalas